Tittle : Terlalu Cinta
BackSound : Rossa Terlalu Cinta
Pairing : Taemin - Minho and Other
Author : RaeJin
=============a
"Taemin panggil Minho untuk makan malam" suruh namja bermata kucing itu pada sesosok namja cantik yang sedang melahap habis acara televisi.
"Ne" dengan berat hati namja berambut merah menyala itu mengangguk dan berjalan lunglai kearah kamar. "Hyung" panggil Taemin pada namja bermata besar yang tengah asik dengan beberapa buku di atas mejanya.
"Emmm" jawabnya masih tidak menoleh pada namja cantik yang kini menyeringai senyuman yang sangaaaat manis.
"Kajja kita makan malam" ajak Taemin menghampiri Minho nama namja tampan berawakan tinggi itu.
"Sebentar" jawab Minho mengacuhkan Taemin.
"Apa perlu aku bantu?" Taemin memandang Minho yang kini tengah memandangnya juga. Tatapan Minho seolah mengatakan sudah-diam. Tapi bukan Taemin namanya jika ia diam saja.
"Ah ayolah hyung. aku bantu ne?" rengek Taemin di tangan kekar Minho.
"AAAAAAAAH.. sana pergi kau mengganggu saja. sana. sana" mendorongg tubuh Taemin menjauh "JANGAN PERNAH KEMBALI ARRA!!" teriak Minho pada Taemin.
Taemin berdecak pelan "Ne arra"
BRUK pintu pun tertutup
Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu
==============
"Taemin, Sulli sudah datang" teriak Jonghyun pada Taemin.
"Eh jinja?" Taemin segera berlari keluar dari kamarnya, meninggalkan Minho dan melupakan bahwa ia sedang membantu hyungnya itu.
"Hyung, Krystal datang" tiba-tiba Taemin berteriak, membuat Minho mau tidak mau keluar dari kamar dan berbasa-basi dengan Krystal. Ia tau bahwa yeoja cantik *BOROLO* itu menyukainya.
Minho dan Krystal berbincang-bincang berdua di ruang TV, sedangkan Taemin dan Sulli berbincang-bincang di dapur, karena Taemin yang di titipi masakan oleh Key, sebelum Key Onew dan Jonghyun pergi.
Ehem. mengapa para member F(x) yang ternyata bukan kedua member itu saja tapi semua member F(x) lainya sering datang ke drom SHINee?
ehem biar saya jelaskan :
Taemin akan menjadi bintang MV f(x) selanjutnya *bobodoanna* dan sang manager lah yang menugaskan F(x) dan Taemin yang mendekorasi sendiri sehingga terjadilah pembicaraan-pembicaraan yang pada dasarnya memang tidak penting, hanya untuk bertemu dengan seseorang yang disukai ehem. contohnya :
Ktystal tiap hari dateng ke drom SHINee dengan alasan mengantar Sulli yang memang menjadi lawan bermain Taemin. tapi pada dasarnya jika langsung ke TKP ia itu mau deket-deket ama si Minho jelas banget, masa ia dia ko bisa-bisanya nanyain Minho punya pacar apa enggak, dengan alasan tuntutan propesi tapi kan gak nyambung banget.
Kedua. Sulli yang emang dari sononya udah demen ama namja yang keterlaluan manis yang bernama Taemin itu, dengan akal bulusnya menjadikan ini semua untuk tambah dekat dengan namja itu. Ck masa ia tiap hari dateng, gak tau apa dia itu MERUSAK suasana tau 0.o
Lanjuuuuuuuut~
"Hyung kau tau?" tanya Taemin antusias saat kedua yeoja itu telah pergi ke alamnya. dan tinggalah kedua insan itu. Minho yang sedang menatap layar komputernya tidak bergeming.
"Apa?" tanya Minho akhirnya karena melihat reaksi Taemin yang mengatakan seolah-olah aku-tidak-akan-melanjutkan-jika-aku-diabaikan.
"Krystal suka padamu loooh" kata Taemin.
"Oh" hanya itu balas Minho.
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu
============
Minho memandang tubuh ramping seorang namja yang tengah tertidur di tempat tidurnya. sangat cantik, sangat manis, sungguh kehadiran namja itu membuat dada Minho sesak.
Minho melangkahkan kaki mulai menjauhi komputernya yang sedari tadi membuatnya mengabaikan sosok cantik yang sudah terlelap itu.
Entah setan apa yang merasuki Minho, ia tiba-tiba mencium Taemin. melumat bibirnya sebentar. Namun Ia tau, Ia tak mendapatkan respon dari Taemin. Minho pun melepaskan bibirnya. memandang Taemin lagi.
Mengapa semua ini terjadi kepadaku
===============
"Minhoo.. Minhooo" teriak Key dari arah dapur.
"Hem. Wae?" tanya Minho yang muncul dari arah ruang TV, membuka kulkas dan meneguk air.
"Jemput Taemin" kata Key masih sibuk memasak.
"Eh. Dimana?" tanya Minho menghadap Key.
"Di drom F(x)" jawab Jjong diangguki Key.
"Kenapa harus aku?" tanya Minho tak suka. Bukan. Ia suka menjemput Taemin, hanya saja ia tak menyukai tempan yang akan ia kunjungi itu.
"Karena kita sibuk" jawab Key.
"Eh?" Minho terlihat tidak suka dan kesal. Namun akhirnya Minho mengangguk juga saat di beri tatapan tajam Key.
==========
Minho berdiam diri di sofa.
"Taemin!!" panggil Minho. Sudah satu jam Minho diabaikan Taemin yg sibuk dengan para member F(x) dan ia hanya di temani Krystal.
Minho dan Krystal berbasa-basi biasa. Namun pandangan Minho tak luput dari wajah Taemin yang sangat manis menurutnya. Taemin, Sully dan Amber berbincang-bincang yahh walau ia tidak mengerti tapi ia melihat Taemin tertawa lepas membuat ia ingin tertawa juga.
"Oppa" panggil Krystal pada Minho. Mungkin Krystal merasa ia di abaikan Minho.
"Eh ne?" tanya Minho membuyarkan lamunannya.
"Anniyo" Krystal menundukan wajahnya.
Minho mengabaikan Krystal lagi "Taemin kajja pulang" sedikit teriak Minho ke arah Taemin.
"Ah chakkaman Hyung" Melas Taemin.
"Taemin ini sudah larut" jawab Minho.
"Oppa" kata Sulli namun Minho hanya menatap Sulli sebentar dan beralih lagi ke Taemin.
"Taemin kajja" sedikit sinis.
"Ah. Ne" Taemin berdiri dari duduknya berpamitan dan pergi.
"Akrab sekali" kata Minho sedikit menghina saat tiba di mobil.
"Nugu?" tanya Taemin memakai sabuk pengamannya.
"Entahlah" sinis Minho. Taemin menautkan alisnya tak mengerti, tapi ia tak merespon Minho.
Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
===========
"Taemin tidur!!" teriak Key dari dalam kamarnya.
"Ahh. sebentar umma!!" jawab Taemin.
"SEKARANG!" teriak Taemin.
"Neee!" jawab Taemin. Turun dari duduknya. Melangkahkan kaki kearah kamarnya dan kamar Minho.
Taemin membaringkan tubuhnya di samping tubuh Minho yang sudah terlelap. Dan beberapa menit kemudian Taemin pergi kealam mimpinya!
Tanpa diketahui sesosok namja tampan itu tidak benar tidur. Minho membalikan badanya sehingga menghadap Taemin yang tengah tertidur. Tanganya membelai pipi mulus Taemin. Hangat, sangat hangat, dan mampu membuat detak jantung Minho bertambah cepat. Minho terus memandang sosok cantik di depanya hingga ia terlelap tidur!
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia…
===========
Hari G pun tiba *hari H pasaran sih, jd ganti hari G ya #abaikan* Taemin tengah mensiapkan segala kebutuhannya dibantu Key.
"Yeobo!" panggil Onew. Key membalikan badanya.
"Wae?" tanya Key kearah Onew.
"Dimana sepatuku?" tanya Onew.
"Ehhh" Key pun pergi kearah Onew berada.
"Oppa" panggil Sulli yang entah sejak kapan ada di belakang Taemin.
"Eh?" Taemin mendongkakan kepalanya kebelakang "Sulli. Kau sedang apa di sini?" tanya Taemin.
"Hehehhe. Aku ingin pergi bersama" Sulli duduk di sebelah Taemin.
"Ah kau ini bisa saja" Taemin menundukan kepalanya. Berbincang-bincang dengan Sulli dan sesekali tertawa.
"Ah baiklah sudah selesai! Kajja!" Taemin dan Sulli pun pergi keluar drom kearah Key, Onew dan Jjong berada. di halaman.
============
"Oppa!" panggil Krystal yg tadi datang bersama Sulli. Krystal menghampiri Minho yang tengah terpaku diam. Minho masih menatap punggung-punggung sempit milik Taemin dan Sulli yang hilang di pintu depan. Minho sedari tadi diam memperhatikan Taemin. hanya Diam. karena ia bisa apa?
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu
===========
"Hari ini capeeeeeee" lelah Taemin, setelah selesai syuting. Taemin langsung pulang ke drom karena besok Taemin harus pergi lagi ke tempat syuting kerena belum selesai.
"Hyung!" Taemin masuk ke kamarnya dan Minho, Ia melihat Minho yang sedang asik dengan komputernya.
"Hemm" respon dingin Minho.
"Hyung. Kau tau Krystal" Taemin menerawang kearah depan.
"Wae Krystal?" tanya Minho karena Taemin menggantung kata-katanya.
"Ia menyukaimu hyung!" lanjut Taemin.
Minho membalikan badanya menghadap Taemin "Kau sudah bicarakan itu Taemin" ucap Minho.
"Eh jinja? ahahaha" tawa Taemin.
"Sulli juga beruntung" ucap Minho.
"Eh ?" Taemin membalikan badanya.
"Karena ia disukai namja manis sepertimu!"
"Eh? Kau bisa saja hyung. Hahahaha"
"Hahahaha!" Taemin bangkit dari duduknya dan berjalan kearah pintu "Taemin" panggil Minho.
Taemin membalikan badanya, menghadap Minho yang diam menatapya. Diam. Taemin menautkan alisnya tanda tak mengerti. Taemin pun melangkah keluar.
BUK suara pintu ditutup. Hening.
"Saranghae!" bisik Minho pada angin dingin.
Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia
Mengapa semua ini terjadi kepadaku
============
BUK Taemin menutup pintu, namun ia masih enggan beranjak dari tempat ia berdiri. Masih diam. Menyandarkan punggunya pada pintu. menatap kosong kedepan.
"Sayang sekali hyung, padahal ia begitu manis" Taemin bergumam, entahlah ia sedang bicara pada siapa, tapi perlahan cairan bening keluar dari mata indahnya. "Saranghae Hyung. Saranghae Minho hyung"
Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia…
Aku terlalu cinta dia…
==================
=THE END=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar