Title : jealous (pasti gk nyambung, ya sudrah anggap saja begitu)
Genre : Terserah read
Author : Emma Watson #ditendang aka RaeJin
Paring : TaeMinho (SELALU)
SUKA GAK SUKA BILANG SUKA (?)
YANG BACA W.A.J.I.B RCL POKOKNYA!! #MAKSA
HAPPY READ!! :o
==================
Hari ini ke lima member SHINee pulang ke Korea. Dan seperti biasa mereka akan mendapatkan jatah cuti. Ini adalah hari yang di tunggu-tunggu kelimanya, eits bukan karena apa-apa, mereka hanya membutuhkan istirahat. Kalian tau kan pak lee Siluman, eh salah #ditendang. cut cut cut. Pak Lee Soman-.-
Muka sumringah ke lima member SHINee saat mereka tiba di bandara di sambut ceria para Shawol, yah walau tidak seanarkis fans indo (ehem? *batuk*)
Mereka melayani para fans mereka, sesudah nya mereka berjalan ke arah parkiran.
"Jino-ah?" Jjong bergelayut manja pada Jino, yah Jino ikut rombongan SHINee.
"Emmm?" tanya Jino, manis.
"Eheehe, anni" kikikan Jjong.
"Berat" Key melepaskan kasar tangan Onew di pundaknya.
"Ish chagi" Onew memanyukan bibirnya lucu.
"Ehehehe. Wae?" tanya Key yg terkikik lucu, menyusul Onew yg sudah jalan di depanya.
"Ckckckc" sang manejer hanya bisa geleng-geleng kepala melihat anak didiknya (?)
Huh tidak tau kah mereka di belakang sini ada seorang namja yang tengah bosan. Ck kasian sekali namja tampan itu, ia di abaikan sendiri oleh namja cantik yang masih berjalan lambat di belakangnya.
"Yak! Taemin cepat" suruh Minho, namja tampan itu.
"Ne hyung" terlihat kaget, dan segera meninggalkan Minho yang sedari tadi menunggunya. Berlari meninggalkan para hyungnya, berlari masuk ke dalam mobil dan kembali asik dengan I-Pad nya.
Yah, saat di Paris ada yang memberi Taemin I-Pad dengan warna kesukaanya, awalnya Taemin terlihat cuek, tapi saat Taemin mencoba memainkanya, Ck ya seperti sekarang ini, Ia bahkan lupa daratan.
================
Malam harinya di drom SHINee.
Karena hari sudah terlalu malam, mau tidak mau Jino harus menginap, karena sang 'umma' SHINee tak mengijinkanya pulang.
"TAEMIN MAKAN" teriak Key.
"Ne" jawab Taemin dari dalam kamar.
Beberapa puluh menit kemudian.
"TAEMIN MAKAAAAAAAAAAAN" teriak Key.
"Ne" jawab Taemin lagi.
beberapa menit kemudian.
BRAK
Key kesal dan maju ke dalam kamar Magnae SHINee itu.
"TAEMIN" teriak Key, berhasil membuat Taemin kaget.
"Ne" Taemin membulatkan matanya lucu.
"Makan dulu" Key melotot menatap tajam Taemin, mungkin jika Taemin lilin, ia sudah meleleh.
"Ada apa?" tanya Minho yang baru keluar dari kamar mandi.
"Kajja kita makan" Key menarik Taemin bangun, mau tidak mau ia bangkit juga dan menyimpan I-Pad yang sedang ia mainkan tadi.
================
"Taemin-ah" bisik Minho.
"......" tak ada jawaban dari mulut tipis Taemin, masih terpaku menatap I-Pad nya. Minho naik ke ranjang, duduk di sebelah Taemin yang masih sibuk dengan I-Padnya.
Rasa penasaran segera menyerang Minho. Melirik kearah I-Pad Taemin, menautkan kedua halis tebalnya tanda bingung "Kau sedang apa?" tanya Minho, matanya masih tertatap takjub pada I-Pad Taemin.
"........." tak ada jawaban "Hyung Minggir" Taemin mendorong kepala Minho yang menutupi I-Padnya.
"Ish, Aku sedang bicara padamu Lee Taemin" kesal Minho.
"Ne, wae Choi Minho?" tanya Taemin, tapi tetap saja mata indahnya enggan berpaling dari I-Pad nya.
"YAK!" Minho menarik I-Pad Taemin, Taemin mendongkak ke arah Minho.
"Yak hyung, kembalikan!!" pinta Taemin mendekati Minho.
"Anni" Minho berdiri di ranjang Taemin dan dirinya itu. Mengangkat I-Pad itu tinggi-tinggi.
Yah, walau Taemin kini tambah tinggi, tapi tetap tubuh Minho lebih jangkung di tambah otot tanganya yang hanya dengan satu hempasan dapat menjatuhkan Taemin.
"Huaaaaa" BEP Saat Taemin hampir mendapatkan I-Padnya Minho malah menarik Taemin kepelukanya. "Ish si hyung mah, sini kembaliin I-Padnya!!" Taemin mendorong tubuh Minho.
Minho memajukan bibirnya kesal. Mau tidak mau Minho mengembalikan I-Padnya, "Eits" tiba-tiba Minho menarik lagi I-Pad Taemin yang tinggal sesenti lagi. "Pickone, I-Pod mu ini atau aku?" tanya Minho.
Tanpa pikir panjang Taemin langsung menjawab "I-Padku lah" mengambil paksa I-Pad nya di tangan Minho yang kini membuka mulutnya tanda tak percaya. Taemin kembali duduk dan memainkan I-Padnya.
"........" Minho hanya menatap Taemin tak percaya.
==============
"Wae?" Jjong menepuk pundak Minho yang sedang duduk melamun di ruang TV, TV memang menyala tapi entahlah pandangan Minho malah tertuju pada jendela yang terbuka.
"Kenapa dia?" tanya Key yang berjalan ke arah ruang TV, mengambil remotenya dan memindah-mindahkan chanel TV.
"Au ah" jawab Minho masih menatap kearah jendela.
"Chagi kau mau teh?" tanya Key saat Onew baru keluar dari kamar mandi. Onew mengangguk, dan Key pun beranjak dari sofa pergi ke dapur.
"Napa tuh si bangkong?" tanya Onew duduk di kursi yang tadi di tempati Key.
"Au ah?" kali ini Jjong menjawab, mengangkat kedua bahunya.
"Yak Minho wae?" tanya sang leader karena cemas melihat Minho yang terlihat gusar. Minho membalikan tubunya menatap kedua hyungnya itu.
"HUAAAAAAAAAAAAAA TAEMIN SELINGKUH" teriak Namja jangkung ini, sontak membuat kedua hyung nya kaget.
"MWO?" tanya Jjong tidak percaya.
"Dengan siapa?" tanya Onew.
"Hiks. dengan I-Padnya. Hiks" mulai deh lebay-lebayan deh si bangkong ini.
"Jinja? Maksudnya?" tanya Onew dan Jjong bebarengan.
"Hiks. masa ia hiks. lebih memilih. hiks. I-Pad barunya. Hiks dari pada aku. Hiks" tangis Minho. Jjong menepuk-nepuk bahu dongsaengnya yang terlalu tinggi itu.
"Jelas saja ia lebih memlilih I-Pad nya di bandingkan denganmu, coba kau suruh ia pilih antara I-Padnya atau susu pisang" tiba-tiba Key muncul dari arah dapur membawa dua cangkir teh panas.
==============
"TAEMIN" sudah hampir putus asa namja tampan ini memanggil-manggil namja cantiknya yang masih tetep aja memandangi I-Padnya.
GYUT
Minho menarik I-Pad Taemin, namun dengan cekatan Taemin menarik I-Padnya lagi. "Ih si hyung mah ngeganggu terus" cemberut Taemin, mengerucutkan bibirnya lucu, namun tetep pandanganya ke arah I-Padnya.
"Kau itu sedang apa hem?" tanya Minho. Baiklah kali ini Taemin menjawab.
"Aku itu sedang Twitteran hyung, ah si hyung mah kampung" Taemin mencibir mengibaskan tangan kirinya, namun tangan kiri dan matanya tak lepas dari I-Pad.
"Tui, tui apa?" tanya Minho lagi.
"Tuh kan si hyung mah katro huh" Taemin menjulurkan lidahnya, tapi pandangannya tetap di arah I-Padnya.
"....." Minho tak menjawab.
GYUT
Dan kali ini Minho mendapatkan I-Pad Taemin. "AHHH HYUNG" teriak Taemin.
"Hiks. Teganya seminggu ini kau menyuekiku hanya untuk Tuiter" kata Minho.
"Ish si hyung mah, aku belum nge Replay itu" tunjuk Taemin ke arag I-Padnya.
"Replay? Ada Lucifer gak?" tanya Minho melirik I-Pad Taemin.
"Ne ada. Sini berikan padaku" kata Taemin berdiri di atas ranjangnya, sehingga posisinya lebih tinggi dari Minho.
"Eist" dengan cekatan Minho melangkah mundur "Itu mah maunya Huh" cibir Minho.
"Ish" Taemin terlihat kesal.
"Baiklah pickone I-Pad..." belum selesai Minho memberikan pertanyaan Taemin sudah menjawabnya.
"I-Pad, I-Pad, I-Pad" kesal Taemin, loncat-loncat di atas kasur.
"Baiklah huh" cibir Minho namun tetap memberikan I-Padnya pada Taemin, pergi keluar kamar, beberapa menit kemudian Minho kembali "TAEMINIE" panggil Minho.
"Wae?" tanya Taemin, masih sibuk.
"Aku bawa apa??" tanya Minho mengoyang-goyangkan susu pisang miliknya, yaah sebenarnya ini milik Taemin, tapi toh ia lebih memilih I-Padnya.
"Tak tau" jawab Taemin cuek.
"YAK ish" Minho yang sebal segera meminum susu pisang itu dan.
"Huaaaaaa susu pisaaaaaang" Ck ternyata hidung Taemin masih berfungsi.
"Mana untuku hyung?" tanya Taemin, kini menatap Minho.
"Tak ada" jawab Minho santai.
"Ko bisa? UMMAAAAAAAAAAA" teriak Taemin.
"Tak ada siapapun di drom ini!" jawab Minho enteng, meneguk kembali susu pisang Taemin. Taemin berdiri di atas kasurnya (lagi) dan segera berlari ke arah kulkas, dan naas ternyata susu pisangnya habis.
Taemin yang berlari ke arah dapur dan meninggalkan I-Padnya segera mebuat Minho bertindak cepat, mengambil I-Pad Taemin dan membuangnya ke arah jendela.
"HUAAAAAAAAAAAA" tangis Taemin kini sudah di pintu masuk kamarnya dan Minho. "HYUNG BABBOYA, KENAPA KAU BUANG I-PAD KU HAH?" tanya Taemin marah.
"Barang mu adalah barangku. Barangku adalah barangmu" kata Minho enteng.
"Hish hyung I-Pad itu mahal, dan seenak jidat kau langsung membuangya" Taemin berlari ke arah jendela, melihat nasib buruk I-Pad nya, Taemin berniat untuk turun kebawah (tenang bukan loncat). Taemin membalikan badanya namun, Minho menahan tanganya.
"Emmm" ucap Minho membanggakan susu pisangnya.
GEZ
Seketika Taemin melupakan I-Pad nya dan kembali terngiang susu pisangnya. "HUAAAAAAA SUSU PISANGKU. HYUNG JAHAT" tangis Taemin.
"Kau mau?" Minho menyodorkan susu pisangnya pada Taemin. Taemin menerimanya dengan senang hati.
"HYUNG INI SUDAH KOSOONG" jerit Taemin.
"Memang" jawab Minho.
"Ish hyung jelek" rengek Taemin.
"Kau mau?" Taemin menangguk "Sini" Taemin mendekati Minho.
"Emmptt.." Bibir tebal Minho segera melahap bibir tipis Taemin, Taemin merasakan sensasi banana milk dari bibir Minho, hei ini enak. Minho membuka mulut Taemin dan memasukan lidahnya. "Erghtt" erang Taemin. Minho mulai bermain (?)
BRUK
Minho menutup pintu kamarnya kasar, dan menguncinya kilat, namun tetap pada ciuman panasnya.
==========
=THE END=
Katanya Author gabole ngintip hiks :(
AUTHOR : EH mau tau Twitter resminya istri Taemin? cari aja @INTAEMIN jangn lupa follow *kedip-kedip* #PLAK #ditendangMinho.
Minho : Ih si author mah. Ehem, klo yang mau ngefollow twitter GuHe emm..
Author : kagak punya kan? hahahaha *bonamana* #ditendang Minho#
Minho : Ya udh deh, dari pada GuHe gk gAoL meningan cari aja @INTAEMIN, ntar kalo si author lengah aku pakai Twitternya hahahah *bonamana juga*
---------
Author : Perasaan gk enak.
Taemin : TWITTER GUHE GIMAHNA? *Cinta Laura*
==============
RCL WAJIB!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar